headerphoto

Pelibatan SMK Dalam Program UKM

Kamis, 27 Agustus 2009 06:13:32 - oleh : admin

Pelibatan SMK Dalam Program UKM

Program Sistem Insentif Penguatan Teknologi dan Manajemen Bagi UKM (SipTekMan) digulirkan kantor Ristek. Alasannya, karena UKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia dan telah teruji ketahanannya ditengah krisis ekonomi negeri ini. Dan yang menarik, siswa SMK pun dilibatkan dalam program ini. 

Sejak krisis ekonomi yang mulai menimpa negeri ini tahun 1997-an, hingga kini kita masih belum bangkit – sementara negara Asia lainnya yang juga terlanda krisis telah bangkit dan perlahan mulai membangun negerinya. Sebaliknya, sampai saat ini bahkan pemerintah kita masih kewalahan untuk menagih hutang dari para pengusaha besar yang jumlahnya mencapai puluhan miliaran hingga triliunan rupiah. 

Sementara, usaha UKM justru terlihat lebih tegar ditengah badai krisis. Karenanya, kantor Ristek pun melirik UKM untuk membantu di bidang teknologi dan managemen sehingga diharapkannya nanti mereka dapat mengelola lebih baik. 

Seperti diketahui, masih banyak UKM yang menjalankan produksinya dengan menggunakan teknologi tradisional. Keadaan ini menyebabkan produk UKM sulit untuk bersaing di pasaran. Manajemen yang dijalankannya pun masih relatif sangat tradisional. Hanya sekedar untuk menutup biaya produksi. Belum lagi keterbatasan SDM yang potensial dimana hal ini sesungguhnya sangat memegang peranan penting dalam suatu usaha atau industri. 

Yang menarik, ada niatan dari MenDiknas dan MenRistek untuk melibatkan siswa SKM (Sekolah Kejuruan Menengah) untuk terlibat didalamnya. 

Hal ini nampaknya sejalan dengan kebijakan “link and match” antara SMK dengan industri. Kebijakan ini lebih menekankan pada pelibatan secara langsung SMK pada industri. 

Selain itu, program SipTekMan nantinya diharapkan menjadi salah satu media dalam transfer teknologi dari level tinggi ke level menengah melalui ” bridging training”. Dengan demikian, keterbatasan SDM yang potensial dapat teratasi dan dapat menumbuhkan kembali minat investasi pada sektor riil. 

Pelibatan SMK dalam program SipTekMan ini adalah sebagai mitra yang akan magang pada komponen teknisi. Dalam komponen ini proses transfer teknologi “memakan porsi” pelatihan yang sangat besar. Sehingga proses transfer teknologi yang diharapkan melalui melalui ‘beridging training” dari level yang lebih tinggi (lembaga penelitian/perguruan tinggi) pada level SMK atau menengah dapat terjadi. Hal lainnya, akan menumbuhkan ketajaman kemampuan adaptif siswa SMK sesuai dengan spesifikasinya pada bidang keahliannya sehingga nantinya akan menciptakan sikap profesional bagi lulusan SMK itu sendiri. Saat ini ada 27 penerima insentif Program SipTekMan (11 baru, 10 lanjutan) yang tersebar di 21 lokasi. Sedang jumlah siswa SMK yang tertampung ada 1,4 juta siswa yang tersebar di 759 SMK di seluruh Indonesia.

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Umum" Lainnya