Pelibatan SMK Dalam Program UKM
Pelibatan SMK Dalam Program UKM
Program Sistem Insentif Penguatan
Teknologi dan Manajemen Bagi UKM (SipTekMan) digulirkan kantor Ristek.
Alasannya, karena UKM merupakan tulang punggung perekonomian
Sejak krisis ekonomi yang mulai menimpa negeri ini tahun 1997-an, hingga
kini kita masih belum bangkit – sementara negara
Sementara, usaha UKM justru terlihat lebih tegar ditengah badai krisis.
Karenanya, kantor Ristek pun melirik UKM untuk membantu di bidang teknologi dan
managemen sehingga diharapkannya nanti mereka dapat mengelola lebih baik.
Seperti diketahui, masih banyak UKM yang menjalankan produksinya dengan
menggunakan teknologi tradisional. Keadaan
ini menyebabkan produk UKM sulit untuk bersaing di pasaran. Manajemen yang
dijalankannya pun masih relatif sangat tradisional. Hanya sekedar untuk menutup
biaya produksi. Belum lagi keterbatasan SDM yang potensial dimana hal ini
sesungguhnya sangat memegang peranan penting dalam suatu usaha atau
industri.
Yang menarik, ada niatan dari
MenDiknas dan MenRistek untuk melibatkan siswa SKM (Sekolah Kejuruan Menengah)
untuk terlibat didalamnya.
Hal ini nampaknya sejalan dengan
kebijakan “link and match” antara SMK dengan industri. Kebijakan ini lebih
menekankan pada pelibatan secara langsung SMK pada industri.
Selain itu, program SipTekMan
nantinya diharapkan menjadi salah satu media dalam transfer teknologi dari
level tinggi ke level menengah melalui ” bridging training”. Dengan demikian, keterbatasan
SDM yang potensial dapat teratasi dan dapat menumbuhkan kembali minat investasi
pada sektor riil.
Pelibatan SMK dalam program SipTekMan ini adalah sebagai mitra yang akan
magang pada komponen teknisi. Dalam
komponen ini proses transfer teknologi “memakan porsi” pelatihan yang sangat
besar. Sehingga proses transfer teknologi yang diharapkan melalui melalui
‘beridging training” dari level yang lebih tinggi (lembaga penelitian/perguruan
tinggi) pada level SMK atau menengah dapat terjadi. Hal lainnya, akan
menumbuhkan ketajaman kemampuan adaptif siswa SMK sesuai dengan spesifikasinya
pada bidang keahliannya sehingga nantinya akan menciptakan sikap profesional
bagi lulusan SMK itu sendiri. Saat ini ada 27 penerima insentif Program
SipTekMan (11 baru, 10 lanjutan) yang tersebar di 21 lokasi. Sedang jumlah
siswa SMK yang tertampung ada 1,4 juta siswa yang tersebar di 759 SMK di
seluruh Indonesia.
Visitors :23227 Org
Hits : 79063 hits
Month : 860 Users